Review BlackBerry / Umum / Update

[Rumor] Xiaomi Dan Microsoft akan bidik Akusisi Blackberry

Advertisement
BlackBerry
BlackBerry

Kesulitan Bersaing dengan Android dan iPhone, Blackberry yang sudah berkali kali dikabarkan diakuisisi oleh beberapa perusahaan Terkenal. walaupun perusahaan itu disebut sebut tingkat penjualannya terus menutun, tetapi aset hak paten serta berbagai macam  hasil riset dan pengembangan teknologi yang mereka lakukan jelas bisa dikatakan menarik untuk dimiliki.

Yang menarik, pasca kesuksesan mereka untuk kembali mencetak keuntungan di kuartal ke-4 dari tahun fiskal 2014 (yang berakhir pada bulan Februari lalu) sebagai buah dari restukturisasi besar-besar, BlackBerry kini kabarnya kembali diincar oleh sejumlah perusahaan. Nama terdepan yang ingin mengambil alih BlackBerry adalah Microsoft, dan diikkuti oleh beberapa perusahaan asal Tiongkok seperti Xiaomi, Lenovo serta Huawei.

Sumber DigiTimes menyatakan kalau Microsoft bahkan telah menugaskan sejumlah perusahaan investasi untuk melakukan evaluasi tentang kemungkinan akuisisi BlackBerry dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing mereka di bidang layanan solusi perangkat mobile di segmen korporat. Selain bidang tersebut, hal yang tak kalah menarik adalah portfolio hak paten untuk teknologi Internet of Vehicles (IoV), platform mobile serta sektor komunikasi.

Satu pertimbangan lain yang tak kalah penting adalah keputusan BlackBerry untuk lebih menitikberatkan bisnis mereka pada bidang layanan produk software ketimbang merilis produk hardware, dan hal ini dianggap mampu melengkapi lini produk Microsoft.

Bagi para vendor asal Tiongkok, kesempatan untuk mengakuisisi BlackBerry merupakan jalan untuk meningkatkan kehadiran mereka di pasar Amerika Serikat dan Eropa, sekaligus jalan untuk memperluas produk platform serta potfolio hak paten. Namun peluang perusahaan asal Tiongkok untuk mengakuisisi BlackBerry dianggap lebih kecil ketimbang Microsoft, mengingat badan perundang-undangan di Amerika Serikat dan Eropa memiliki kekhawatiran kalau akuisisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan negara.

BlackBerry